Social Icons

Tanya Jawab Radja Jin bag 1

Kehidupan Jin

Manusia harus tau bahwa ajaran islam dengan jelas mengungkapkan keberadaan makhluk yang bernama Jin. Ia adalah salah satu jenis makhluk ghaib yang hidup di bumi bersama-sama manusia.
Mempelajari alam jin dan kehidupannya sesuai dengan Al-Qur'an dan sunnah Nabi Saw dapat membuat kita mengetahui hakikat kehidupan mereka di bumi ini.

Pengertian Tentang Jin 

Menurut bahasa = berasal dari bahasa arab, janna-yajunnu-jinnun-jinnatun-jaanun, yang berarti tersembunyi atau sesuatu yang ada, tetapi tidak terlihat oleh mata manusia.

Menurut Al-Qur'an = salah satu makhluk berakal yang hidup dialam ghaib yang di ciptakan Allah dari api.  

"Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku" (adz-Dzaariyat : 56)  

"Dan Dia menciptakan jin dari nyala api" (ar-Rahman : 15)  

"....Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka...." (al-A'raaf : 27)

Tanya Jawab Radja Jin tentang Materi Penciptaan Jin

P(Penulis) : saya telah membaca beberapa buku yang membahas tentang kehidupan jin, dari dua ayat Al-Qur'an pada surah yang berbeda menyatakan,  

"Dan Dia menciptakan jin dari nyala api." (ar-Rahman : 15)

"Dan Kami telah menciptakan jin (sebelum Adam) dari api yang sangat panas." (al-Hijr : 27)

Rj(Radja Jin) : Beberapa ulama berbeda dalam menterjemahkan dan menafsirkan kedua ayat yang telah anda sampaikan tadi. 

P : Dari dua ayat di atas, manakah yang anda pilih sebagai dasar untuk menentukan materi penciptaan jin? 

Rj : Jin mempunyai kemampuan untuk masuk ke dalam pembuluh darah. Jin mempunyai kemampuan untuk membisik-bisiki, memanas-manasi dan membakar hati manusia, supaya manusia menuruti hawa nafsunya. Jadi, dari pengertian inilah saya menyimpulkan bahwa jin itu diciptakan dari api. 


Tanya Jawab Radja Jin tentang Bentuk Tubuh dan Wajah Jin

P Dari bentuk dan sosok tubuh jin menurut kesaksian jin muslim dalam buku Dialog dengan jin muslim, (bentuk dan rupa jin tidak jauh beda dengan manusia), dapatkah pengakuan itu kita jadikan patokan untuk kita sampaikan kepada umat manusia?

Rj : Jangan! apabila buku itu dibaca oleh orang-orang yang belum memahami seluk beluk kehidupan jin, akan membuatnya tersesat dan membuat manusia minder menghadapi golongan jin. Umat islam harus menyadari bahwa perkara yang berhubungan dengan wajah dan bentuk jin adalah perkara ghaib yang tidak dapat ditentukan dengan praduga (zhann). Nash yang berkaitan dengan perkara ghaib adalah,

"Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib, tak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri...."  (Al-An'aam : 59)

"Katakanlah, 'Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib kecuali Allah'....."  (an-Naml : 65)

ada batasan yang tidak dapat dan tidak boleh diketahui oleh manusia terhadap sesuatu yang berkaitan dengan alam ghaib. Merupakan rahasia Allah, mengapa hal itu tidak diterangkan dalam nash yang jelas sehingga manusia dapat mengetahui dengan pasti tentang bentuk tubuh jin dan malaikat. Mungkin saja mudharatnya lebih besar ketimbang manfaatnya.

(bersambung bag ke 2)