Social Icons

Bila Allah menghendaki kebaikan pada seeorang

Raja Romawi mengutus seorang utusan ke Madinah dan menyerahkan harta yang sangat banyak kepadanya. Ia berkata,”Berikan ia kepada Muhammad, jika engkau tidak bertemu dengannya maka tanyakanlah wakilnya. Jika mereka menunjukan kepadanya maka tanyalah ia tentang tiga hal. Jika ia menjawabnya dengan baik, serahkan uang itu kepadanya.”
Utusan itu sampai di Madinah, sedang Rasullulah Saw telah wafat. Akhirnya ia bertanya tentang wakilnya. Mereka menunjukkannya kepada Abu Bakar Ash-Shidiq r.a. Ketika utusan itu menanyakan tentang tiga hal beliau marah dan berkata,”Celaka kau, engkau telah menambahkan kekafiran di atas kekafiranmu.”
Kemudian utusan itu dibawa kepada Umar bin Khathab r.a. Kepada utusan itu Umar mengatakan seperti yang dikatakan oleh Sayidina Abu Bakar r.a.
Ibnu Abbas berkata,”Kalian tidak memperlakukan orang itu dengan adil. Dia menanyakan beberapa masalah tetapi kalian tidak menjawabnya, tidak mengatakan bahwa kalian tidak tahu, tetapi justru marah kepadanya.”
“Apakah engkau tahu jawabnya?” tanya Abu Bakar dan Umar
“Aku tidak tahu, tapi aku tahu siapa yang bisa menjawabnya.” Jawab Ibnu Abbas
Kemudian ia menggandeng tangan utusan itu bersama Abu Bakar dan Umar r.a kerumah Ali bin Abi Thalib. Disana Ibnu Abbas menyampaikan perihal utusan itu.
Ali berkata kepada utusan itu,”Tanyakan apa yang ingin kau tanyakan.”
Utusan itu berkata,”Kabarkanlah kepadaku tentang sesuatu yang bukan milik Allah!”
“Ia tidak memiliki sekutu.” Jawab Ali
Utusan bertanya lagi,”Kabarkan kepadaku tentang hal yang tidak diketahui Allah!”
“Itu adalah hal yang kalian katakan bahwa Isa adalah anak Allah. Allah tidak tahu bahwa Ia memiliki anak sebagaimana kalian katakan,” jawab Ali
Terakhir utusan itu bertanya,”Kabarkan kepadaku tentang sesuatu yng tidak ada disisi Allah!”
“Tidak ada disisinya kezaliman terhadap hamba-hambaNya.” Jawab Ali
Utusan itu berkata,”Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah,” kemudian menyerahkan harta itu kepadanya, lalu oleh Ali diserahkan kepada Hasan dan Husain r.a seraya berkata,”Pergilah dan bagikanlah uang ini kepada kaum muslimin.”
Begitulah, siapa yang dikendaki kebaikan kepadanya, Allah memahamkannya dalam urusan agama.
Makna “Ia tidak tahu bahwa Ia memiliki anak” adalah firman Allah Swt, dan mereka menyembah selain Allah sesuatu yang tidak mendatangkan mudarat maupun manfaat kepada mereka, dan mereka mengatakan,”Mereka itu adalah pemberi-pemberi syafaat kepada kami di sisi Allah.” Katakanlah,”Apakah kalian mengabarkan kepada Allah dengan hal-hal yang tidak Ia ketahui di langit dan dibumi? Mahasuci Dia dan Mahatinggi dari apa yang mereka sekutukan.”