Social Icons

Tanya Jawab Radja Jin bag 11

Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

P  : Saya pernah mendengar di kalangan jin itu juga ada televisi, radio, kapal laut dan karya teknologi lainnya. Sejauh mana pendapat tersebut dapat dipercaya kebenarannya sesuai Al-Qur’an dan As-Sunnah? Manakah yang lebih tinggi ilmunya di antara manusia dan jin?

Rj : Dikalangan jin pun ada ilmu pengetahuan seperti halnya manusia, tetapi ilmu pengetahuan yang berada di kalangan jin sangat berbeda jauh dengan ilmu pengetahuan yang ada di kalangan manusia. Ini karena mereka hidup di lama yang berbeda dengan manusia, jin–jin itu berada di dalam lingkungan alam gaib, sdangkan manusia berada dalam lingkungan alam nyata (syahaadah).
Kemampuan manusia dalam ilmu pengetahuan telah didukung oleh Allah dengan ditundukkannya seluruh isi langit dan bumi untuk manusia.


Apakah kamu tiada melihat bahwasanya Allah menundukkan bagimu apa yang ada di bumi dan bahtera yang berlayar di lautan dengan perintah-Nya. Dan Dia menahan (benda-benda) langit jatuh ke bumi, melainkan dengan izin-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada Manusia.” (al-Hajj: 65)

Malaikat dan jin bahkan diperintahkan sujud kepada Adam as sebagaimana firman Allah,

“...... sujudlah kamu (malaikat) kepada Adam, maka sujudlah mereka kecuali iblis. Dia adalah dari golongan jin....” (al-Kahfi : 50)

Kelebihan inilah yang tidak dapat diterima oleh iblis yang merasa dirinya lebih baik dan lebih senior dari Adam, sehingga dengan kesombongannya dan kedengkiannya dia benar-benar membangkang untuk sujud kepada Adam.
Fungsi kekhalifaan hanya diberikan Allah kepada manusia dan bukan kepada jn, untuk itulah sampai saat ini tidak pernah tercatat di dalam Al-Qur’an bahwa jin-jin itu dapat melakukan suatu pekerjaan yang kongkret seperti yang telah dilakukan oleh manusia di muka bumi, dalam hal ini Allah memberitahukan kepda kita,

“....... Dia telah menciptakan kamu dari bumi (tanah) dan menjadikan kamu pemakmurnya (khalifah).....” (Huud : 61)

Kehebatan manusia atas jin dalam ilmu pengetahuan sudah tercatat dalam Al-Qur’an yang dinyatakan Allah dalam kisah Nabi Sulaiman as,

“Berkata Sulaiman, ‘Hai pembesar-pembesar, siapakah di antara kamu sekalian yang sanggup membawa singgasananya kepadaku sebelum mereka datang kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri.’Berkata ifrit dari golongan jin, ‘Aku akan datang kepadamu membawa singgasana itu kepadamu sebelum kamu berdiri dari tempat dudukmu....’Bekatalah seorang yang berilmu pengetahuan dari Allah, ‘Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip’.....” (an-Naml : 38-40)

Kelebihan lainnya dai manusia atas jin adalah telah diangkatnya nabi-nabi dari manusia yang membawa kitab (Al-Qur’an, Taurat, Injil dan Zabur) dan membawa agama tauhid yaitu islam. Mereka mendengarkan apa isi Al-Qur’an lalu ada yang beriman dan ada yang kufur. Allah tidak mengangkat nabi dari kalangan jin, walaupun demikian di kalangan jin ada da’i dan ustadz yang menyampaikan dakwah islam.

“........ sesungguhnya kami (jin-jin) telah mendengarkan Al-Qu’an yang menakjubkan (yang) memberi petunjuk kepada jalan yang benar, lalu kami beriman kepadanya.....” (al-Jin :1-2)

Hai golongan jin dan manusia, apakah belum datang kepadamu rasul-rasul (da’i-da’i) dari golongan kamu sendiri yang menyampaikan kepadamu ayat-ayat-Ku dan memberi peringatan kepadamu terhadap pertemuan dengan hari ini?.....” (al-An’aam : 130)

Ruang angkasa sudah ditundukkan oleh manusia dengan ilmu pengetahuan yang dimilikinya, sedangkan golongan jin tidak mendapatkan lagi kesempatan untuk sampai ke luar angkasa karena akan dikejar panah api yang menyala-nyala dari malaikat.

“Dan sesunguhnya kami telah mencoba mengetahui (rahasia) langit, maka kami mendapatinya penuh dengan penjagaan yang kuat dan panah-panah api, dan sesungguhnya kami dahulu dapat menduduki beberapa tempat di langit itu untuk mencuri berita. Tapi sekarang barangsiapa yang (mencoba) mendengar-dengarkan (seperti itu) tentu akan menjumpai panah api yang mengintai (untuk membakarnya).” (al-Jin : 8-9)

Allah memberikan rahasia ilmu-Nya hanya untuk manusia, bukan untuk jin dan makhluk-makhluk lainnya,

“Allah berfirman, ‘Hai Adam, beritahukanlah kepada mereka (malaikat dan jin) nama-nama benda ini. ‘Maka setelah diberitahukannya kepada mereka nama-nama benda itu, Allah berfirman, ‘Bukankah sudah Kukatakan kepadamu bahwa sesungguhnya Aku mengetahui rahasia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan?’ (al-Baqarah : 33)

Masih banyak lagi bukti lainnya yang menunjukkan bahwa manusia diberi kelebihan atas makhluk-makhluk lainnya.

: Uraian anda tadi telah membuat saya bangga dan percaya diri sebagai manusia. Walaupun demikian telah banyak saya dengar dari ustadz bahwa pada masa Nabi Sulaiman as jin-jin itu telah mampu membuat gedung-gedung yang menjulang tinggi. Bagaimana pendapat anda tentang hal ini?

Rj : Untuk menjawab pertanyaan anda tadi silahkan baca Al-Qur’an surah Saba’ ayat 12 dan 13. Disitu Allah memberitahukan kepada kita tentang kegiatan jin-jin itu di masa Nabi Sulaiman as. Marilah kita simak bersama-sama.

“....... Dan sebagian dari jin ada yang bekerja di hadapannya (di bawah kekuasaan Sulaiman) dengan ijin Tuhannya. Dan siapa yang menyimpang di antara mereka dari perintah Kami (Allah). Kami rasakan kepadanya azab neraka yang apinya menyala-nyala. Para jin itu membuat (bekerja) untu Sulaiman apa yang dikehendakinay dari gedung-gedung yang tinggi.....” (Saba’ : 12-13)

Firman Allah yang telah anda baca tadi menunjukkan bahwa jin-jin itu berprofesi sebagai pekerja, bukan sebagai tenaga ahli. Yang mempunyai ide-ide dan perencanaan dari pembangunan gedung-gedung yang dibangun oleh jin-jin itu adalah Nabi Sulaiman. Allah telah menundukkan mereka di masa Nabi Sulaiman as sebagai pekerja-pekerja yang harus taat kepadanya.

Tamaattt 

Semoga pengetahuan tentang jin ini bermanfaat bagi kita semua, agar tidak mudah tergelincir ke jalan kesesatan... amiiinnn...